Facebook

Sabtu, 25 Juli 2015

On Sabtu, Juli 25, 2015 by Puri Areta in ,     No comments


Matahari di Mataku

By: Puri Areta ~

Matahari dan aku di alam semesta ini...
Berada di lintasan galaksi yang sama...Milky Way....Bima Sakti
Aku dan matahari memiliki langit  yang sama di tata surya ini
Dan juga menyinggahi bumi yang sama

Musim demi musim senantiasa silih berganti selimuti bumi
Saat matahari sentuh salju beku di lereng gunung dan pepohonan
Kehangatan hari baru penuh ceria datang kembali di hati
Terimakasih matahari untuk setia sinar indahmu hiasi hari

Minggu, 05 Juli 2015

On Minggu, Juli 05, 2015 by Puri Areta in ,     No comments


Seperti
By: Puri Areta ~

Burung-burung di dahan berkicau merdu memberi salam
Pada Allah Sang Pencipta bumi dan  alam semesta raya
Juga kepada setiap mahluk yang beruntung nikmati pagi
Duhai betapa nikmatnya jiwa mengecap lukisan fajar-Nya
Oh betapa baiknya wahai Dikau Allah semesta alam raya
Yang telah mengijinkan jiwa mengecap citra indah pagi

Kembang berkelopak kuning mekar merekah kala pagi
Wangi kembang menyatu bersama hawa sejuk pagi hari
Angin pun berhembus menyentuh lembut tangkainya...
Dan menerbangkan kembang itu ke angkasa nan biru

Kembang berseri-seri  tersentuh hangat matahari pagi
Hingga akhirnya kembang bahagia menyentuh tanah
Bersyukur bahwa tak ada yang sia-sia dalam hidup ini
Sebab Tuhan pemilik kehidupan setiap mahluk di bumi

Minggu, 21 Juni 2015

On Minggu, Juni 21, 2015 by Puri Areta in ,     No comments

Perjalanan Ini

By: Puri Areta ~

Perjalanan panjang mesti dilalui insan di dunia
Dan aku terus berjalan dalam pengembaraan ini
Mengikuti arah cahaya disana, tempat jiwa berteduh
Aku berjalan tanpa bertanya...
Sampai kapankah aku berjalan menuju cahaya?
Pasrahku hanya kepada Ilahi dan memohon...
Semoga kasih-Nya senantiasa menuntunku

Di setiap pagi nan hening, di saat mata terbuka
Aku bersyukur atas nikmat dan karunia hidup baru
Yang masih bisa aku nikmati untuk hari ini, sepanjang hari ini
Aku bersyukur tanpa bertanya lagi...
Apakah esok aku masih bernafas dan melihat pagi lagi?

Jumat, 19 Juni 2015

On Jumat, Juni 19, 2015 by Puri Areta in     No comments
Hari ini saya makan sampai nambah. Haha...lupakan dahulu diet. Memanjakan lidah sesekali tidak masalah bukan?

Sebenarnya banyak sekali makanan khas Indonesia yang saya gemari. Salah satunya adalah masakan ‘Teri Medan Bumbu Balado’ yang dipadu dengan kacang tanah goreng.

Wow, masakan ikan yang diawetkan secara alami ini sangat gurih dan lezat. Dimakan hanya dengan nasi panas juga nikmat luar biasa.


Apabila menyukai buah ketimun, kamu bisa menyantapnya bersama nasi panas dan teri medan ini.

Selain itu, apabila di rumah ada sup, sayur lodeh,  bisa juga sayur bening bayam, atau sayur asem, atau tumis kangkung, maka resep masakan teri medan bumbu balado ini bisa menambah kelezatan makan siang dan makan malam kamu.

Membuat ikan teri medan bumbu balado ini sangat mudah.

Selain lezat, teri medan bumbu balado ini tahan lama, tidak cepat basi atau membusuk. Yang penting setelah dimasak dan tidak lagi panas, segera masukkan masakan ini ke dalam wadah stoples kering dan bersih. Kemudian tutup rapat. Teri medan ini bisa dinikmati hingga dua minggu. Apabila disimpan dalam lemari pendingin bisa bertahan hingga sebulan lamanya.

Konon, jaman dahulu apabila hendak bepergian ke luar kampung atau menyeberangi lautan, teri medan balado ini selalu dibawa oleh nenek moyang sebagai lauk pauk selama di perjalanan. Sehingga mereka hanya perlu memasak nasi saja di tengah hutan atau di atas kapal laut apabila melakukan pelayaran antar pulau.

Ikan teri medan ini memang banyak terdapat di perairan Sumatera Utara, sehingga orang menyebutnya teri medan. Namun di perairan Aceh, ikan teri medan ini juga sangat melimpah. Ukurannya kecil sekali, tidak sampai 3 cm! Karena sangat halus dan lembut maka tulangnya dapat dimakan. 

Di dalam (tulang) ikan teri medan memiliki kandungan kalsium yang tinggi, fosfor, protein dan juga Vitamin B1. Itulah sebabnya bagi orang yang alergi susu dapat mengkonsumsi ikan teri medan sebagai salah satu alternatif pengganti susu untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tubuhnya. 

Harga per kilogram teri medan saat ini cukup mahal, yaitu Rp80.000 hingga Rp100.000!

Kamis, 18 Juni 2015

On Kamis, Juni 18, 2015 by Puri Areta in     No comments
Saya yakin, setiap manusia yang lahir dan hidup di dunia ini memiliki tugasnya masing-masing. Tentu saja tugas yang mulia. Setelah tugasnya tersebut selesai, maka Tuhan akan memanggil hamba-Nya pulang.
Itu pula yang saya percayai pada kepergian Ayahanda tercinta untuk selamanya. Ayah saya meninggal dunia di awal tahun 2015 lalu, tepatnya tanggal 15 Januari 2015. Ayah menghembuskan nafas terakhirnya dalam pelukkan saya. Kesedihan itu masih terasa hingga kini.
Rasa rindu pada Ayah tidak pernah akan hilang sebab sejak kecil saya sangatlah dekat dengan Ayah. Mungkin karena saya adalah anak perempuan satu-satunya dalam keluarga (kami enam bersaudara). Kata orang, anak perempuan lebih dekat dengan ayahnya, saya rasa benar adanya.
Namun meskipun begitu, saya sudah merelakan kepergian beliau. Saya yakin Ayah meninggalkan kami anak-anaknya karena Tuhan menganggap bahwa tugas Ayah di dunia ini sudah selesai.

Selasa, 09 Juni 2015

On Selasa, Juni 09, 2015 by Puri Areta in     No comments

Whatever people are saying about Kuta, Kuta Beach for me still awesome. If there are trash on the sand, I think it's not just because of the behavior of visitors who are less keep clean the beach (you know that sometimes the garbage that comes out of the ocean and leaving the sad sight). Yes, maybe there are tourists who littering on the beach of Kuta and it can't be excused ... but not all visitors like that, isn't it?

Don't worry about the issue of garbage like that, because the local governments keep trying to clean up the beach of trash each morning. Sometimes there are also volunteers who collect garbage on the beach and throw it in the trash.

Several times I been to Kuta, I getting clean beach. That's why I recommend Kuta to you as one of the places you should visit if you are on holiday in Bali.
On Selasa, Juni 09, 2015 by Puri Areta in ,     No comments

Bersama dengan Cinta
by: Puri Areta ~

Cinta aku tempatkan pada singasana istimewa
Meletakkan cinta pada tempat tertinggi di jiwa
Tempat cahaya dan harapan bersinar tiada redup
Di altar hati aku satukan cinta dalam kidung doa

Bersama dengan cinta menembus segala penghalang
Menyatukan jiwa raga di ruang cinta penuh syukur...
Bahagia mengecup wangi kembang rindu yang mekar
Terpatri jalinan kisah kasih indah insan dalam keabadian

Oh jiwa
Jiwa ini telah terisi dengan curahan rasa cinta yang hadir
Tetaplah cinta suci abadi tinggal di dalam segenap jiwa
Kehidupan akan hampa tanpa cinta kasih nan tulus murni

Kamis, 28 Mei 2015

On Kamis, Mei 28, 2015 by Puri Areta in ,     No comments

Penguasa Hati

by: Puri Areta ~

Dikau datang tiba-tiba
Menemuiku di setiap pagi indahku
Tutur sapamu luluhkan jiwa
Sirami bunga di taman hati

Sejak saat itu hingga kini...
Dirimu jadi penguasa hatiku
Mengisi seluruh nafas jiwaku
Rindu berkejaran dengan waktu

Duhai penguasa hatiku
Aku katakan ini kepadamu
Getar jiwamu tidak pernah hilang
Mengisi seluruh hidupku hingga kini

On Kamis, Mei 28, 2015 by Puri Areta in     No comments
Saya selalu saja melihat segala sesuatunya adalah indah.  Keindahan yang saya saya kagumi tidak hanya terbatas pada keindahan alam, bunga-bunga, burung-burung, seni ukir, seni lukis, seni tari, karya fiksi, film, photography, musik...tetapi lebih dari itu.
Mata saya dapat melihat keindahan dari sisi lain yang sebenarnya menurut orang lain justru kurang indah. Misalnya berbelanja di pasar tradisional yang becek, saya bisa melihat keindahan di sana. Batin saya tenteram saat berjalan di antara hasil panen petani yang dijual di pasar. Semua hasil bumi yang dijual di pasar tradisional umumnya tidak kalah kualitasnya dengan pasar modern  di mall-mall besar. Saya berbelanja di pasar tradisional dalam seminggu sekitar dua atau tiga kali. Tidak pernah sekali pun saya bosan melihat warna-warni sayuran hijau, buah-buahan, bumbu-bumbu, dan lain sebagainya.

Seonggok ranting kayu kering yang hanyut dari laut dan terdampar di pantai pun  begitu indah di mata saya. Senangnya melihat semut keluar-masuk lubang di hamparan tanah. Bergetar hati saya melihat sisa-sisa terjangan awan panas (wedhus gembel) yang membakar pucuk-pucuk pohon cemara di lereng Gunung Merapi. Hmm....saya pun dapat melihat keindahan hidup dari para tuna wisma yang hidup di rumah-rumah kardus di pinggir rel kereta api (wow, mereka luar biasa karena anak-anaknya tetap sekolah di sekolah negeri di dekat situ).

Selasa, 26 Mei 2015

On Selasa, Mei 26, 2015 by Puri Areta in ,     No comments

Menemukan    


By: Puri Areta ~

Menemukan diri sendiri adalah hal tersulit bagi insan manusia
Terkadang ada banyak hal yang tidak mampu dipahami tentang diri
Ini dapat dimengerti sebab manusia terperangkap oleh jasmaninya
Hingga tidak sanggup melihat siapa dirinya yang terbalut jiwa murni

Namun, mungkin juga tiada terpikir hendak mencari tahu siapa dirinya
Akibatnya hari demi hari jadi bertambah asing pada dirinya sendiri...
Hingga akibatnya sering kali menyalahkan diri sendiri tiada hentinya
Padahal apabila tahu siapa dirinya maka yang ada yaitu damai senantiasa

Di tengah keramaian dunia ini, ternyata masih ada juga atmosfir menakjubkan 
Ada insan hikmat berzikir menyebut Asma-Nya tiada putus di hamparan sajadah 
Aku pun melihat orang mendaki Himalaya demi memuji keindahan ciptaan-Nya 
Diam-diam ada yang bersedekah pada kaum papa tanpa merasa perlu publikasi Senangnya hati mendengar tutur kata santun demi menjaga tali sulaturhami

PENULIS/AUTHOR :

Hi everybody. I'm Puri_Areta. Jika Anda ingin share artikel saya (sebagian atau keseluruhan) mohon jangan menghilangkan nama saya sebagai penulisnya dan sertakan alamat/link website saya. Mari kita saling menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Hak Atas Kekayaan Intelektual adalah hak eksklusif seseorang atas karya ciptanya yang dilindungi oleh hukum ~ If you would like to share my article (or poem), please put my website address/link and don't remove my name as the author. Thanks for read my personal blog. Cheers :)

Search PURI ARETA

Memuat...